Saturday, December 21, 2019

author photo

Daftar isi [Tampil]
Sering muncul pertanyaan sebenarnya apa fungsi kode akses yang biasanya sering dijumpai ketika menggunakan perangkat telepon genggam? Kode akses tersebut berupa PIN, kode PUK, kode keamanan dan ada juga kode pembatasan. Di dalam handphone yang anda gunakan saat ini ada beberapa nomor ID penting di dalam dunia telekomunikasi seperti IMSI, ICCID dan MSISDN dan lain sebagainya. Sebenarnya apa pengertian dan juga fungsi dari berbagai kode tersebut? Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya untuk anda.

IMSI

IMSI merupakan singkatan dari International Mobile Subscriber Identity. Ini merupakan 15 digit kode unik yang secara internasional dipakai dalam mengidentifikasi pengguna di dalam jaringan GSM. IMSI ini mempunyai sifat unik, yang artinya tidak ada IMSI yang sama di seluruh dunia ini. Ada beberapa hal yang harus anda ketahui mengenai IMSI.

IMSI ini terdiri dari 3 bagian penting. Diantaranya adalah:
  • Mobile Country Code atau MCC, ini merupakan kode negara asal dari jaringan telepon.
  • Mobile Network Code atau MNC, kode ini merupakan kode operator dari jaringan telepon.
  • Mobile Subscriber Identity Number atau MSIN.

Kode IMSI ini tersimpan di dalam SIM atau Subscriber Identity Module dan juga HLR yang merupakan tempat pelanggan terdaftar. Nantinya IMSI ini akan digunakan untuk meng-generate TMSI atau Temporary IMSI yang dilakukan oleh HLR. Di dalam 1 IMSI dapat dipakai untuk beberapa nomor yang menggunakan MSISDN. IMSI ini mempunyai struktur susunan berupa susunan angka. Misalnya seperti berikut ini:
  • 510115411234567
  • MCC = 510 (Indonesia)
  • MNC = 11 (XL Axiata)
  • MSIN = 5411234567

Di dalam sebuah MSIN umumnya terdiri dari 2 digit pertama. Dalam contoh berikut ini 54, adalah logical HLR dan untuk digit ke-tiga sering disebut dengan H3. Dalam contoh ini adalah angka 1. Umumnya ini dipakai sebagai kelas pelanggan, misalnya pasca bayar atau post paid atau pre paid pra bayar.

ICCID

Selain IMSI, ada juga nomor ICCID. Apa itu nomor ICCID? Ini merupakan singkatan dari Integrated Circuit Card Identifier yang umumnya berupa kumpulan karakter dengan jumlah angka 19 digit. Kumpulan karakter ini adalah nomor seri registrasi dari kartu SIM yang telah ditanamkan sejak proses personalisasi.
Mengenal SIM Card 

Di dalam nomor ICCID terdapat berbagai hal yang isinya berkaitan dengan identitas dari kartu SIM. Mulai dari identitas pembuatan, identitas penerbit, kode negara, nomor akun SIM dan berbagai hal lain yang telah diatur sesuai dengan standar ITU-T E.118.

Untuk bisa mengetahui nomor ICCID, sebenarnya bisa dilakukan dengan cara mudah. Sebab seperti nomor serial, nomor ICCID umumnya akan dicetak di belakang kartu SIM. Sehingga untuk bisa tahu nomor seri registrasi kartu tersebut, maka pengguna cukup melepaskan kartu SIM dari perangkat seluler. Tetapi sayang, seringkali cetakan nomor seri identitas dari kartu SIM akan hilang seiring dengan lamanya penggunaan. Seperti seringnya tergesek karena bongkar pasang kartu yang dapat menjadi penyebab utamanya.

MSISDN

Mobile Subscriber ISDN atau MSISDN seringkali kita kenal dengan sebutan nomor HP. Sebuah MSISDN ini bisa menyatakan seseorang pelanggan. ID ini nantinya akan digunakan untuk bisa menentukan tujuan routing jaringan ketika sudah ada transaksi. Sebuah MSISDN akan selalu berpasangan dengan IMSI.

Ketika SIM card anda hilang atau dicuri oleh orang lain, umumnya kita akan mendapatkan SIM card yang baru dengan nomor yang sama. Hal ini bisa dilakukan dengan menjodohkan MSISDN ke IMSI yang ada di SIM Card yang baru. Biasanya MSISDN terdiri dari Kode Negara seperti negara Indonesia dengan kode 62. Kode operatornya misalnya 62852XXXX itu artinya kode operator kartu AS. Kemudian diikuti oleh sebuah deretan angka yang unik di belakangnya.

Next article Next Post
Previous article Previous Post