Friday, July 3, 2020

author photo

Daftar isi [Tampil]
Sebagai warga negara yang baik, setiap pemilik kendaraan bermotor dihimbau agar memasang plat nomor kendaraannya, karena dibalik pemasangan plat nomor ini ada banyak manfaatnya. Sederhananya, pengertian plat nomor sendiri merupakan salah satu jenis identifikasi kendaraan bermotor, baik kendaraan roda dua maupun empat.

Dipasangkan sebagai identifikasi resmi, plat nomor biasanya berjumlah sepasang untuk dipasangkan di bagian depan dan belakang kendaraan. Pada dasarnya plat nomor memiliki nomor seri yang tersusun dari huruf dan angka. Nomor pada plat nomor kendaraan bermotor disebut sebagai nomor polisi dan biasanya dipadukan dengan informasi penting lainnya, yang tentu saja masih berkaitan dengan kendaraan bersangkutan, seperti merek, model, warna, tahun pembuatan, VIN, dan nama serta alamat pemilik kendaraan.
Plat Nomor Jakarta dan Kode Belakang
Mobil Plat Nomor B Jakarta dan Kode Belakang

Semua data penting tersebut juga tertera dalam STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan), yang merupakan salah satu tanda bukti bahwasannya nomor polisi tersebut memang ditetapkan untuk kendaraan yang bersangkutan. Berikut ini akan kami bagikan seputar daftar plat nomor Jakarta dan kode belakang selengkapnya untuk Anda.

Daftar Plat Nomor Jakarta dan Kode Belakang

Tiap plat nomor kendaraan di Indonesia misalnya, sudah pasti memiliki susunan huruf – angka – huruf. Huruf pertama pada plat nomor kendaraan bermotor adalah kode dari wilayah. Misalnya, huruf utama pada plat nomor kendaraan berkode “B”, yang berarti kendaran tersebut adalah kendaraan yang berasal dari Jakarta. Agar tidak terlalu bingung mengenai plat nomor Jakarta dan kode belakangnya, silakan simak daftar lengkapnya di bawah ini.

  • Kota Jakarta Barat B – kode belakang B
  • Kota Tangerang B – kode belakang C/V
  • Kota Depok B – kode belakang E/Z
  • Kabupaten Bekasi B – kode belakang F
  • Kabupaten Tangerang B – kode belakang G/N
  • Kota Bekasi B – kode belakang K
  • Kota Jakarta Pusat B – kode belakang P
  • Kota Jakarta Selatan B – kode belakang S
  • Kota Jakarta Timur B – kode belakang T
  • Kota Jakarta Utara B – kode belakang U
  • Kota Tangerang Selatan B – kode belakang W

Mengingat akan pentingnya plat nomor untuk kendaraan bermotor belakangan ini di jalanan banyak ditemukan pengguna plat nomor yang tidak sesuai dengan ketentuan aturan yang diberlakukan. Setidaknya ada 6 poin penggunaan plat nomor yang tidak sesuai dengan peraturan kepolisian, beberapa diantaranya sebagai berikut.

  • Plat nomor dengan huruf yang diatur, dimana angka yang sudah semestinya diubah agar terbaca, atau angka pada plat nomor diarahkan ke belakang sehingga terbaca namanya.
  • Plat nomor dengan huruf yang diubah seperti huruf digital.
  • Plat nomor yang diberi tempelan stiker, logo, lambang kesatuan, atau instansi yang terbuat dari bahan plastik, logom, maupun kuningan pada kendaraan pribadi, sehingga seolah – olah pejabat.
  • Plat nomor yang menggunakan huruf timbul dan huruf miring.
  • Plat nomor yang dibuat diluar ukuran, yakni terlalu kecil atau besar.
  • Plat nomor dengan huruf angka sebagian ditebalkan dan sebagiannya lagi dihapus menggunakan cat piloks. Ini tentu membuat nomor asli pada plat nomor tersebut tersamarkan dan sulit terbaca.

Tiap pemilik kendaraan yang tidak memasang plat nomor sesuai dengan anjuran yang telah ditentukan maka akan ditindak tegas. Mengacu pada Undang Undang No 22 1999 Pasal 69 yang berbunyi,
“Lalu lintas dan angkutan jalan, kendaraan bermotor wajib menggunakan plat nomor yang memenuhi syarat bentuk, warna, ukuran, bahan, dan cara pemasangan”
Siapapun yang melanggar akan dikenakan denda sebanyak Rp 500 ribu rupiah atau kurangan selama 2 bulan. Oleh karenanya, baik pemilik kendaraan roda dua atau empat untuk menggunakan plat nomor sesuai yang telah dianjurkan saat pertama kali membeli kendaraan tersebut.

Demikian informasi yang bisa kami bagikan tentang plat nomor Jakarta dan kode belakang. Semoga bermanfaat.

Next article Next Post
Previous article Previous Post